POLITIK

Gaspol People Bersama Cholil Mahmud ERK: Bermusik Tanpa Politik Emang Bisa?

Vokalis sekaligus gitaris Efek Rumah Kaca (ERK), Cholil Mahmud, menanggapi anggapan yang kerap muncul di ruang publik bahwa musik semestinya tidak dicampuradukkan dengan politik.

“Alah, musik itu enggak usah disangkutpautkan dengan politik. Gitu misalnya. Emang bisa? tidak bersikap politik adalah sebuah sikap politik,” kata Cholil dalam Podcast Gaspol

Sebagai musisi sekaligus aktivis, Cholil juga menyoroti kecenderungan kritik terhadap kekuasaan yang berhenti di level olok-olok atau sindiran, tanpa berlanjut menjadi gerakan politis. Menurutnya, cara semacam itu tidak akan efektif mendorong perubahan politik yang nyata.

“Kalau cuma mengolok-olok saja, sampai kapan pun bisa jadi enggak akan kejadian satu perubahan politik yang baik,” ujar anggota Badan Pengawas KontraS itu.

“Karena kalau yang diolok-olok malu, sih, enggak apa-apa. Kalau yang diolok-olok enggak punya malu, kan jadinya sebenarnya kayak menangkap angin aja,” lanjutnya.

Cholil juga turut menyinggung perjalanan reformasi 1998 yang menurutnya sempat membuahkan sejumlah capaian demokrasi, namun kemudian tidak dikawal secara konsisten oleh publik dalam dua dekade terakhir.

“Reformasi punya hasil yang baik-baik, tapi dalam waktu 20 tahun ternyata kita lengah,” ujarnya.

Lalu bagaimana pandangan Cholil dan sikap kritisnya terhadap situasi sosial-politik Tanah Air saat ini? Simak selengkapnya dalam Gaspol

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *